Pansus LKPJ DPRD Sulut Sambangi Kantor Pusat BSG, Evaluasi Capaian Kinerja Tahun 2025

Edisibacirita – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 DPRD Provinsi Sulawesi Utara melakukan kunjungan lapangan ke Kantor Pusat Bank SulutGo (BSG), Kamis (16/4). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Raski Mokodompit SH, guna membedah performa finansial bank daerah tersebut secara mendalam.

Pertemuan ini menjadi istimewa karena merupakan agenda formal perdana Pansus di gedung kantor pusat BSG yang baru. Dalam pembukaannya, Raski Mokodompit yang juga politisi senior Partai Golkar, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah krusial untuk sinkronisasi data pemerintah daerah.

“Paling tidak, kami ingin mendengar langsung terkait kinerja ‘Torang pe Bank’ sepanjang tahun 2025. Kami berharap mendapatkan data komprehensif mengenai kontribusi BSG terhadap pendapatan daerah serta mengukur sejauh mana efektivitas manajemen baru dalam mencapai target perusahaan,” ujar Raski.

Direktur Utama PT Bank SulutGo, Revino Pepah, menyambut langsung rombongan legislatif tersebut. Dalam paparannya, Pepah menjabarkan secara rinci indikator kesehatan bank.

Penyaluran Kredit: Rasio pertumbuhan kredit baik di sektor konsumtif maupun produktif bagi masyarakat Sulut dan Gorontalo.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran manajemen BSG hadir dengan formasi lengkap, di antaranya: GS Vicky Lumentut (Komisaris Utama), Revino Pepah (Direktur Utama), Mutesa Holdin (Direktur Kepatuhan), Rudianto Katili (Direktur Dana dan Treasury)

Sementara itu, dari pihak DPRD Sulut, Raski Mokodompit didampingi oleh sejumlah personil Pansus yang lintas komisi, yakni Louis Schramm, Prof. Paula Runtuwene, Remly Kandoli, Nick Lomban, Roy Roring, Mulyadi Paputungan, dan Jeane Laluyan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi penting bagi DPRD dalam menilai pertanggungjawaban Gubernur tahun 2025, khususnya pada sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pansus fokus memastikan bahwa pengelolaan manajemen baru BSG tetap berada pada jalur yang benar (on the track) demi mendukung stabilitas ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *