Religi  

Bawah Komando dr. Natasha Vanya, Perayaan Hari Pemuda Kerapatan Gereja Protestan Minahasa Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Edisibacirita – Perayaan Hari Pemuda Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh makna di Stadion SHS Kawangkoan, Sabtu (14/2/2026). Kesuksesan kegiatan ini tak lepas dari kepemimpinan Ketua Umum Panitia, dr. Natasha Vanya, yang dengan penuh dedikasi mengoordinasikan seluruh rangkaian acara.

Mengusung tema “Mareng a Se Opo Empung (Back to the Source/Kembali ke Sumber)”, ibadah syukur ini berhasil menghimpun ribuan pemuda KGPM dari berbagai wilayah pelayanan. Antusiasme peserta menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan kerinduan generasi muda gereja untuk kembali memperdalam iman kepada Tuhan Yesus sebagai sumber kehidupan.

Dalam laporannya, dr. Natasha Vanya menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Kami bersyukur karena antusias pemuda KGPM sangat luar biasa. Tema ini mengingatkan kita semua untuk kembali ke sumber hidup, yaitu Tuhan Yesus. Pemuda KGPM harus tetap kuat, tidak kehilangan arah, dan terus bertumbuh dalam iman,” ungkapnya.

Meski memiliki kesibukan sebagai tenaga medis, dr. Natasha Vanya tetap meluangkan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan acara secara maksimal, mulai dari koordinasi panitia, teknis ibadah, hingga pelaksanaan parade pemuda usai ibadah. Kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan terselenggaranya kegiatan yang tertib, khidmat, dan penuh sukacita.

Sejumlah pimpinan KGPM serta pemerintah daerah turut memberikan apresiasi atas kepemimpinan dan keteladanan Ketua Panitia yang dinilai energik, cerdas, serta mampu merangkul seluruh pemuda dalam semangat pelayanan.

Usai ibadah syukur, kegiatan dilanjutkan dengan parade pemuda dari lokasi ibadah menuju KGPM Imanuel Tompaso, yang semakin menegaskan semangat persatuan, iman, dan kebanggaan sebagai Pemuda KGPM.

Perayaan Hari Pemuda KGPM 2026 pun menjadi momentum rohani yang kuat, sekaligus bukti nyata bahwa di bawah kepemimpinan muda seperti dr. Natasha Vanya, pemuda gereja mampu bergerak solid, kreatif, dan berdampak bagi jemaat serta masyarakat luas. (Yere)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *