Bupati Robby Dondokambey: HUT ke-39 GMIM Zaitun Sumalangka Jadi Momentum Penguatan Iman dan Pendidikan

MINAHASA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Jemaat GMIM Zaitun Sumalangka, Tondano, Kabupaten Minahasa, Minggu (22/2/2026), menjadi momentum refleksi iman sekaligus penguatan komitmen terhadap pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Ibadah syukur tersebut dihadiri langsung Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, didampingi Ketua TP-PKK Pnt. Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, SE.

Dalam kesempatan itu, Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur menyampaikan selamat ulang tahun ke-39 kepada seluruh jemaat. Kiranya pertambahan usia ini semakin memperkokoh kualitas iman dan kebersamaan jemaat dalam menopang program-program pemerintah di daerah,” ujar Mangala.

Tak hanya menyampaikan ucapan selamat, Pemprov Sulut juga memberikan apresiasi atas capaian akademik Bupati Robby Dondokambey yang baru meraih gelar Doktor dari Universitas Negeri Manado.

Menurut Mangala, capaian tersebut menjadi simbol motivasi bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia.

“Pencapaian gelar tertinggi akademik oleh Bupati menjadi teladan bahwa pendidikan tidak mengenal batasan usia. Ini adalah motivasi nyata bagi generasi muda Minahasa untuk terus mengejar ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan bahwa usia 39 tahun mencerminkan fase kematangan jemaat dalam bertumbuh dan melayani.

“Kiranya momentum ini memperkuat kesetiaan kepada Tuhan dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menghadirkan berkat bagi sesama,” ungkapnya.

Ibadah syukur berlangsung khidmat melalui khotbah Pdt. Djefry Saisab, S.Th, M.Si, yang merujuk pada Mazmur 130:1-8. Ia mengajak jemaat melakukan introspeksi diri di tengah berbagai pergumulan hidup dengan membuang segala penyakit hati.

Pesan yang menguat dalam perayaan ini adalah agar Jemaat Zaitun Sumalangka benar-benar menjadi “wangi” dan terang bagi lingkungan sekitar, selaras dengan makna nama Zaitun serta usia gereja yang semakin matang.

Turut hadir unsur Forkopimda Minahasa, di antaranya Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S, Ketua Pengadilan Negeri Tondano Erenst Jannes Ulaen, S.H., M.H., Kepala Kantor Kemenag Minahasa Pdt. Dolie Tangian, S.Th., M.Pd., serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *