Edisibacirita — Sekretaris Dewan (Sekwan) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Weliam Niklas Silangen, membacakan sambutan Gubernur Yulius Selvanus dalam rangka Perayaan Paskah 2026 di Jemaat GMIM Sentrum Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Minggu (5/4/2026).
Dalam sambutan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara menegaskan bahwa kebangkitan Yesus Kristus bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan panggilan bagi setiap orang untuk mengalami pembaruan diri secara menyeluruh.
“Kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan panggilan bagi kita untuk mengalami pembaruan diri secara total. Kita dipanggil menanggalkan kemanusiaan lama yang penuh egoisme dan ketakutan, lalu mengenakan kemanusiaan baru yang dipenuhi empati, solidaritas, dan ketangguhan iman,” demikian kutipan sambutan Gubernur yang dibacakan Silangen.
Dalam kesempatan tersebut juga disinggung peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026). Hingga beberapa hari setelah kejadian, ratusan gempa susulan masih tercatat terjadi.
Peristiwa tersebut, menurut Gubernur dalam sambutannya, menjadi pengingat bagi masyarakat akan kebesaran kuasa Tuhan sekaligus menunjukkan betapa manusia sangat bergantung pada perlindungan Sang Pencipta.
“Kejadian ini sungguh menyadarkan kita akan kebesaran kuasa Sang Pencipta dan betapa kita sangat bergantung sepenuhnya pada perlindungan-Nya,” lanjutnya.
Melalui momentum Paskah 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap nilai-nilai kebangkitan Kristus dapat menjadi sumber kekuatan iman serta mempererat solidaritas sosial masyarakat di daerah yang dikenal sebagai Bumi Nyiur Melambai.
Di akhir sambutan, Gubernur juga menyampaikan harapan agar cahaya kebangkitan Kristus senantiasa menyertai langkah masyarakat Sulawesi Utara dalam membangun daerah menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.













