Edisibacirita — Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli, melakukan pertemuan dan diskusi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, Selasa (31/3/2026).
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kajati di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Manado. Diskusi tersebut membahas berbagai isu terkait penegakan hukum, pembangunan daerah, serta penguatan negara hukum di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Firman Jaya Daeli yang juga pernah menjadi anggota Komisi Politik dan Hukum DPR RI menilai bahwa figur kepemimpinan Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy merupakan sosok penegak hukum yang memiliki pengalaman dan rekam jejak yang kuat dalam institusi Kejaksaan.
Ia menjelaskan, Jacob Pattipeilohy memiliki perjalanan karier yang panjang di lingkungan Kejaksaan RI, antara lain pernah menjabat sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Kejaksaan Agung, Wakil Kajati Sumatera Utara sekaligus Pelaksana Tugas Kajati Sumut, Kajati Sulawesi Tengah, serta Direktur Ideologi, Politik, Pertahanan, dan Keamanan pada Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung.
Menurut Firman, kepemimpinan Kajati Sulut saat ini mencerminkan integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
“Figur kepemimpinan yang berbasis pada pengalaman, kematangan, serta rekam jejak yang meritokratif sangat penting dalam membangun penegakan hukum yang berkeadilan dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Firman.
Ia menambahkan bahwa penegakan hukum yang kuat harus berjalan seiring dengan pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan supremasi hukum di Indonesia.
Firman juga menilai bahwa pendekatan penegakan hukum yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan keberpihakan kepada rakyat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan negara hukum yang demokratis dan berkeadilan.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog konstruktif mengenai penguatan sistem hukum serta kontribusinya terhadap pembangunan daerah di Sulawesi Utara dan Indonesia secara umum.













