SULAWESI UTARA – Jajaran Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kerja bakti massal dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Asri, Jumat (20/2/2026). Kegiatan dipusatkan di sejumlah titik kawasan pesisir Pantai Manado sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan.
Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan seluruh pegawai Sekretariat DPRD Sulut yang secara gotong royong membersihkan sampah plastik serta material lain yang mencemari kawasan pantai. Langkah ini menjadi bagian dari gerakan kolektif menjaga ekosistem pesisir tetap bersih dan tertata.
Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Sulut, Weliam Niklas Silangen, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud tanggung jawab moral dan sosial aparatur sipil negara dalam menjaga lingkungan daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Lingkungan yang bersih dan tertata tentu akan menciptakan suasana kerja serta kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan nyaman,” ujar Silangen.
Ia menambahkan, kerja bakti ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, yang mendorong gerakan kolektif menjaga kelestarian lingkungan hidup di Bumi Nyiur Melambai.
Selain berdampak pada kebersihan kawasan pesisir, kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan dan sinergi antarpegawai. Semangat gotong royong yang tercipta diharapkan mampu meningkatkan integritas serta kualitas pelayanan Sekretariat DPRD Sulut kepada masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan contoh positif yang menginspirasi warga Sulawesi Utara untuk terus aktif menjaga kebersihan demi mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Melalui aksi nyata di lapangan, Sekretariat DPRD Sulut menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat budaya kerja yang peduli dan responsif terhadap isu-isu strategis daerah.













