Gubernur Yulius Tegaskan Tomohon sebagai Kota Bunga Dunia di Puncak TIFF 2025

TOMOHON – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulut, Amik Fitri Wandriani, turut memeriahkan puncak Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025 di Kota Tomohon, Sabtu (9/8). Ribuan penonton, wisatawan domestik, hingga tamu mancanegara tumpah ruah menyaksikan kemegahan Tournament of Flower (ToF) yang kembali menyita perhatian dunia.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan komitmen pemerintah provinsi menjaga Tomohon sebagai simbol “Kota Bunga” Indonesia yang diakui dunia.

“Kalau Bandung dikenal sebagai Kota Kembang, maka Tomohon adalah Kota Bunga. Ikon ini harus kita jaga bersama, dengan dukungan masyarakat dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Mengusung tema “Unite to be Great”, TIFF 2025 menjadi momentum kolaborasi besar antara petani bunga, pelaku pariwisata, UMKM, dan pemerintah daerah. Gubernur menilai festival bunga internasional yang telah menginjak edisi ke-13 ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi mesin penggerak ekonomi kreatif, pariwisata, dan promosi budaya Sulawesi Utara.

Ia menekankan pentingnya akses teknologi dan pasar global bagi petani bunga, pelatihan branding bagi pelaku ekonomi kreatif, serta pembangunan infrastruktur terintegrasi agar setiap sudut Tomohon menjadi destinasi unggulan.

“TIFF harus menjadi magnet wisata, memperluas lapangan kerja, dan mengangkat UMKM berbasis budaya lokal,” tegasnya.

Lebih jauh, Gubernur Yulius memproyeksikan Sulut sebagai pusat agrowisata bunga dan inovasi kreatif nasional yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Prestasi Tomohon mendunia bukan hanya seremoni. Ini adalah panggung Sulut untuk dunia. Kita bersatu untuk unggul,” pungkasnya.

Gelaran TIFF 2025 sekali lagi membuktikan bahwa Sulawesi Utara memiliki pesona wisata kelas dunia, dengan Tomohon sebagai etalase utama budaya bunga dan keramahan masyarakat Nyiur Melambai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *