Sarah Dondokambey Sandang Gelar Magister Hukum Cum Laude, Bukti Anak Minahasa Mampu Berprestasi Tingkat Tinggi

Manado, 21 Agustus 2025 —Hari penuh sukacita terasa di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado saat ribuan mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai wisudawan. Di antara lautan toga hitam, nama Sarah Dondokambey mencuri perhatian publik.

Putri dari Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, berhasil menamatkan studi pascasarjana dan menyandang gelar Magister Hukum dengan predikat cum laude.

Robby Dondokambey bersama sang istri, Martina Dondokambey-Lengkong, turut hadir langsung mendampingi putri tercinta. Bahkan, terlihat pula mantan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, yang duduk bersebelahan dengan Robby di barisan tamu undangan.

“Bagi kami, ini kebanggaan yang luar biasa. Sarah telah membuktikan bahwa prestasi bukan datang begitu saja, melainkan hasil dari kerja keras dan komitmen,” ujar Bupati Minahasa.

Ia menambahkan, capaian tersebut diharapkan bisa memberi inspirasi bagi generasi muda Minahasa untuk terus menuntut ilmu tanpa takut bersaing di level tertinggi.

Sementara itu, Sarah sendiri tak kuasa menahan rasa syukurnya.
“Pertama-tama saya memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang sudah bersama-sama dengan Mayang, yang tak putus-putusnya memberkati Mayang dan keluarga. Puji Tuhan hari ini boleh diwisuda dengan segala baik,” ucapnya penuh haru.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada kedua orang tuanya, keluarga, serta semua pihak yang selalu mendukung.

“Special thanks kepada Papa dan Mama tercinta, Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Ketua TP PKK Minahasa Martina Lengkong, yang terus memberikan support kepada Mayang. Begitu juga keluarga, kerabat, rekan-rekan, dan masyarakat Minahasa. Tak lupa juga kepada para dosen serta Rektor Unsrat yang sudah mewisuda saya bersama rekan-rekan mahasiswa hari ini. Sekali lagi terima kasih,” ungkap Sarah.

Raihan cum laude Sarah menjadi bukti nyata bahwa anak pejabat pun tetap harus menempuh jalan penuh perjuangan. Dedikasi serta konsistensi yang ditunjukkannya membantah anggapan bahwa keberhasilan hanya bisa diperoleh lewat privilese semata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *