MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar ibadah syukur menandai satu tahun kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang untuk periode 2025–2030. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Jumat (20/2/2026).
Rangkaian acara diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Dr. Antonius Dan Sompe, M.Th, selaku Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Misi dan Kerja Sama sekaligus Ketua BKSUA Minahasa. Suasana penuh khidmat mewarnai jalannya ibadah, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyalaan lilin dan pemotongan tumpeng sebagai simbol satu tahun perjalanan pemerintahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Minahasa Ny. Martina Lengkong-Dondokambey, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Minahasa Drs. Robby Longkutoy, para anggota DPRD, kepala perangkat daerah, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey mengungkapkan rasa syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang satu tahun pengabdian bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang. Ia menegaskan bahwa amanah kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Minahasa.
Menurutnya, perjalanan satu tahun terakhir diwarnai berbagai dinamika dan tantangan. Namun, kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjalankan visi pembangunan.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, ASN, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, insan pers, kalangan akademisi, hingga dunia usaha yang dinilai turut berkontribusi dalam mendukung program pembangunan.
Selama satu tahun, berbagai langkah telah dilakukan di sejumlah sektor. Penataan infrastruktur dan fasilitas publik terus digencarkan, peningkatan mutu pendidikan ditempuh melalui pembenahan sarana prasarana dan kapasitas tenaga pendidik, serta penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Di sektor pertanian dan perikanan sebagai penopang ekonomi daerah, pemerintah mendorong penyediaan sarana produksi, pendampingan, serta penguatan kelembagaan petani dan nelayan. Sementara dalam tata kelola pemerintahan, digitalisasi layanan publik dan penguatan prinsip transparansi serta akuntabilitas terus dikembangkan.
Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Ia menegaskan arah pembangunan Minahasa tetap difokuskan pada penguatan sektor pariwisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata, dari wilayah pesisir hingga pegunungan.
Momentum syukur ini juga dirangkaikan dengan penyematan Satya Lencana kepada ASN yang telah mengabdi selama 20 dan 30 tahun sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Peringatan satu tahun kepemimpinan RD–Vasung ini menjadi refleksi sekaligus pijakan untuk melanjutkan agenda pembangunan dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan integritas demi Minahasa yang semakin maju dan sejahtera.












