Setahun Kepemimpinan Ferry Liando di FISIP Unsrat: Dinamis, Progresif, dan Penuh Prestasi

EdisiBacirita.com, Manado – Dalam kurun waktu satu tahun menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Ferry Daud Liando mencatatkan sederet pencapaian yang mengesankan. Kepemimpinannya dinilai membawa semangat baru yang progresif dan terbuka, menjadikan FISIP Unsrat semakin dikenal baik di tingkat nasional maupun internasional.

Di bidang akademik, FISIP Unsrat sukses menggelar berbagai kegiatan penting, seperti Focus Group Discussion (FGD) Nasional bersama Forum Komunikasi Purnawirawan TNI/Polri, Seminar Internasional tentang Demokrasi di Asia Tenggara, dan Seminar Nasional bertajuk “Evaluasi Otonomi Daerah” yang menghadirkan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Tak hanya itu, beragam pelatihan penelitian, diskusi kebijakan wilayah perbatasan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta program “Bawaslu Goes to Campus” turut diselenggarakan demi memperkaya wawasan dan keterampilan mahasiswa.

Salah satu tonggak penting lainnya adalah pembentukan Program Magister Ilmu Pemerintahan (S2 Pemerintahan), yang menjadi langkah maju dalam pengembangan kapasitas akademik fakultas. Dalam waktu dekat, FISIP Unsrat juga akan membuka Program Studi baru yaitu Hubungan Internasional, menjawab kebutuhan akan kajian global di era modern.

Dari sisi kemahasiswaan, berbagai prestasi berhasil diraih oleh mahasiswa FISIP, baik di tingkat kampus maupun skala nasional. Salah satu hal yang paling diapresiasi mahasiswa adalah terselenggaranya kembali Pemilihan BEM FISIP, yang sempat lama dinantikan.

Kepemimpinan Ferry Daud Liando juga dikenal terbuka terhadap kritik dan masukan. Ia memberikan ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa dan dosen untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, demi menciptakan komunikasi yang sehat dan transparan.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan institusi. Komitmen terhadap prinsip anti-korupsi dan anti-gratifikasi diterapkan secara konsisten, termasuk dengan menghapus praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan gratifikasi di lingkungan fakultas.

Tak hanya mengembangkan mahasiswa, FISIP Unsrat juga mencetak pencapaian di kalangan dosen. Sejumlah dosen berhasil meraih gelar Guru Besar, sebagai bukti nyata peningkatan kualitas akademik di bawah kepemimpinan Ferry Liando.

Kinerja yang ditunjukkan dalam satu tahun terakhir ini mengukuhkan FISIP Unsrat sebagai pusat unggulan kajian politik dan pemerintahan di Indonesia Timur. Dengan semangat kolaboratif dan progresif, publik menantikan gebrakan-gebrakan baru dari FISIP Unsrat di bawah nakhoda Ferry Daud Liando. (dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *