Edisibacirita – Pengurus DPC PDI Perjuangan Minahasa Utara (Minut) menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana abrasi di Desa Gangga Satu, Kecamatan Likupang Barat, Sabtu (17/1/2026).
Meski dihadapkan pada kondisi gelombang laut yang cukup tinggi, proses penyaluran bantuan tetap dilakukan sebagai bentuk kepedulian partai terhadap warga terdampak. Bantuan tersebut diserahkan oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Minut, Chris Yodi Longdong, didampingi Wakil Sekretaris Bidang Internal, Bryan Sondhak.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Minut, Jody Longdong, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan tindak lanjut arahan Ketua DPC PDI Perjuangan Minut, Joune Ganda, sekaligus wujud kehadiran partai di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Bantuan ini disalurkan kepada 29 warga terdampak abrasi di Desa Gangga Satu sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial PDI Perjuangan,” ujar Longdong yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Minut.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Bidang Internal Bryan Sondhak menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan berupa paket sembako untuk 29 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan disaksikan oleh Camat Likupang Barat, Michael Parengkuan.
“Sejak berangkat hingga kembali, kondisi ombak cukup deras. Namun atas penyertaan Tuhan, torang boleh tiba dan kembali dengan selamat,” ungkap Bryan. Ia menambahkan bahwa penyaluran bantuan lanjutan akan dikoordinasikan oleh pihak kecamatan.
Terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Minut, Joune Ganda, menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan implementasi langsung arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, pada Kongres PDI Perjuangan 2026.
“Ini adalah wujud nyata kepedulian PDI Perjuangan kepada rakyat. Sesuai arahan Ketua Umum, seluruh kader harus sigap dan responsif terhadap bencana, baik di tingkat nasional maupun di daerah,” ujar Joune Ganda, yang juga Bupati Minahasa Utara dua periode.
Ia menambahkan, ukuran keberhasilan seorang kader partai terletak pada keberpihakan dan tanggung jawabnya kepada rakyat, khususnya saat masyarakat menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.












