MANADO — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sam Ratulangi (FISIP Unsrat) merayakan Puncak Dies Natalis ke-62 di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikusumo, Jumat (4/9/2026).
Perayaan Dies Natalis tahun ini berlangsung istimewa dengan torehan prestasi akademik yang membanggakan. Di bawah kepemimpinan Dekan Dr. Ferry Daud Liando, S.IP., M.Si., FISIP Unsrat berhasil meraih predikat akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri bidang Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) untuk tiga program studi dalam kurun waktu tiga bulan.
Ketiga program studi tersebut yakni Ilmu Komunikasi yang dipimpin Dra. Pingkan Tangkudung, Administrasi Negara di bawah kepemimpinan Dr. Jericho Pombengi, S.Sos., M.Si., serta Antropologi yang dikepalai Titik Mulyanti, S.Sos., M.Si.
Prestasi tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan FISIP Unsrat sekaligus menunjukkan komitmen fakultas dalam meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola akademik, dan kualitas lulusan.
Plt. Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., dalam sambutannya menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi periode luar biasa yang membanggakan bagi seluruh civitas akademika Unsrat.
Ia menilai tema Dies Natalis ke-62, “FISIP Unsrat: Berinovasi untuk Demokrasi, Berkarya untuk Negeri,” sangat relevan dengan dinamika serta tantangan kebangsaan saat ini.
“FISIP Unsrat diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tak sebatas unggul secara akademik, melainkan juga berintegritas, berjiwa kepemimpinan, memiliki kepedulian sosial, serta siap beradaptasi di tengah perubahan global,” ujar Jamaluddin.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling yang diwakili Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian FISIP Unsrat.
Victor mengatakan, Dies Natalis harus menjadi momentum untuk tidak hanya merayakan perjalanan institusi, tetapi juga memperkuat komitmen akademik dan memperluas manfaat ilmu pengetahuan bagi masyarakat.
“Dies Natalis ini bukan hanya menjadi momentum untuk melihat apa yang telah kita capai, tetapi juga menjadi pemantik untuk terus berinovasi, memperkuat fondasi akademik dan memastikan ilmu pengetahuan yang dikembangkan di kampus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Victor.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas dan mampu menjawab tantangan pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.
“Tema ‘Berinovasi untuk Demokrasi, Berkarya untuk Negeri’ sangat relevan dengan kebutuhan kita saat ini. Inovasi harus melahirkan karya, dan karya itu harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta memberi kontribusi bagi pembangunan Sulawesi Utara dan Indonesia,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, lanjut Victor, berharap keluarga besar FISIP Unsrat terus menjaga semangat inovasi, integritas dan pengabdian.
Ia juga mengapresiasi capaian tiga program studi yang berhasil meraih akreditasi Unggul dalam waktu relatif singkat.
“Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas. Kita membutuhkan SDM yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepedulian sosial dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman,” katanya.
Momentum Dies Natalis ke-62 tersebut diharapkan semakin memperkuat peran FISIP Unsrat dalam kehidupan demokrasi, pembangunan daerah, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dengan semangat “Berinovasi untuk Demokrasi, Berkarya untuk Negeri,” FISIP Unsrat didorong untuk terus menghasilkan gagasan dan karya yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sulawesi Utara dan Indonesia.













