Edisibacirita — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Tahlis Gallang sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Utara definitif, Senin (4/5/2026).

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut ini menjadi momentum penting dalam penguatan birokrasi di Bumi Nyiur Melambai. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyebut Sekda sebagai “panglima birokrasi” yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda pemerintahan.
Pelantikan Tahlis Gallang didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 41/TPA Tahun 2026 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa penunjukan Tahlis merupakan keputusan yang tepat berdasarkan prinsip the right man in the right place, mengingat rekam jejak dan pengalaman panjang yang dimilikinya.
Tahlis dikenal sebagai sosok berpengalaman yang telah menjabat sebagai Sekretaris Daerah di tiga daerah berbeda, yakni Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kota Kotamobagu, dan Kabupaten Bolaang Mongondow, sebelum akhirnya dipercaya di tingkat provinsi.
“Pengalaman ini menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Sekda, khususnya dalam memastikan sinergi antara kebijakan pimpinan dan implementasi di lapangan,” ujar Gubernur.
Gubernur juga menekankan pentingnya peran Sekda sebagai penghubung utama antara kepala daerah dan seluruh perangkat daerah, serta sebagai koordinator lintas sektor yang harus menjunjung tinggi integritas dan kepentingan masyarakat.
Selain itu, seluruh jajaran Kepala Perangkat Daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sulut diinstruksikan untuk memberikan dukungan penuh kepada Sekda yang baru, sekaligus menghilangkan ego sektoral demi percepatan pembangunan.
Di tengah tantangan pemerintahan yang semakin kompleks, Gubernur mengajak seluruh elemen birokrasi untuk membangun sistem kerja yang responsif, transparan, dan berorientasi pada hasil.
“Birokrasi harus memiliki mentalitas petarung, fokus pada solusi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara semakin solid dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan secara lebih efektif dan terintegrasi.













