TOMOHON — Memasuki awal September 2026, Pemerintah Kota Tomohon mulai mengevaluasi capaian program dan kinerja aparatur menjelang berakhirnya triwulan III. Evaluasi tersebut disampaikan dalam apel kerja awal bulan yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Selasa (1/9/2026).
Apel dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tomohon, Drs. O.D.S. Mandagi, M.A.P., yang bertindak sebagai pembina apel mewakili Wali Kota Caroll J.A. Senduk, S.H.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakannya, Mandagi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Tomohon atas kontribusi mereka dalam menyukseskan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 dan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Keberhasilan pelaksanaan berbagai agenda tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi aparatur untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjalankan program pembangunan sepanjang tahun ini.
Memasuki akhir triwulan III, seluruh perangkat daerah diminta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, capaian program, serta realisasi anggaran. Perhatian khusus juga diarahkan pada proses finalisasi APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
“Saya meminta seluruh perangkat daerah untuk memastikan setiap proses perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan program telah dilakukan secara cermat, terukur, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” demikian arahan Wali Kota yang dibacakan Mandagi.
Para kepala perangkat daerah juga diminta mengevaluasi secara serius realisasi program dan anggaran masing-masing, sekaligus memastikan target yang telah ditetapkan dapat tercapai hingga akhir tahun anggaran.
Selain evaluasi kinerja, Wali Kota turut mengingatkan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak. Momentum peringatan Hari Anak Nasional ke-42 dengan tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” harus menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintah dalam setiap pelaksanaan tugas dan pembangunan daerah.
“Mari kita sayangi anak-anak, lindungi mereka dari berbagai ancaman. Karena masa depan Kota Tomohon dan bangsa ada di tangan generasi yang kita persiapkan hari ini,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkot Tomohon juga meluncurkan program pemberian obat pencegahan kusta atau kemoprofilaksis kusta. Program ini ditujukan untuk memutus rantai penularan dan mendukung upaya mencapai eliminasi kusta di Kota Tomohon.
Wali Kota mengajak perangkat daerah terkait, para camat, lurah, serta seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan program tersebut.
“Tomohon menjadi yang pertama di Indonesia sebagai kota low endemis kusta, yang melaksanakan program pemberian obat pencegahan kepada masyarakat. Mari kita bekerja sama untuk kesuksesan program ini agar dapat berjalan sukses dan lancar,” demikian sambutan yang dibacakan Mandagi.
Di akhir arahannya, seluruh ASN diminta menjaga etos kerja, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Menurut Wali Kota, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kualitas kerja aparatur dalam menerjemahkan kebijakan menjadi program yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Seluruh jajaran Pemkot Tomohon agar bekerja lebih terarah, kian cepat dan makin bertanggung jawab. Setiap program dan kegiatan yang telah direncanakan harus dilaksanakan dengan baik, tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.
Apel tersebut diikuti jajaran Pemkot Tomohon, ASN, PPPK, serta pegawai BUMD. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran program kemoprofilaksis kusta yang ditandai pemberian obat pencegahan secara simbolis oleh Ketua TP-PKK Kota Tomohon, drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, kepada salah satu keluarga yang masuk kelompok rentan.













