Gubernur Yulius Selvanus Dorong APIP Jadi ‘Benteng’ Pencegahan Korupsi dan Mitra Strategis Sulut

Edisibacirita – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, secara resmi menginstruksikan perubahan mendasar dalam tubuh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Dalam visinya, APIP tidak lagi dipandang sebagai instrumen pencari kesalahan yang menakutkan, melainkan harus berevolusi menjadi mitra strategis yang mendampingi jalannya pemerintahan sejak dari akar perencanaan.

Transformasi ini menekankan pada fungsi early warning system (sistem peringatan dini), di mana APIP berperan mendeteksi potensi penyimpangan sebelum menjadi pelanggaran hukum yang merugikan negara. Sebagai trusted advisor, APIP diharapkan mampu memberikan solusi, rekomendasi, serta mitigasi risiko yang memastikan setiap kebijakan berjalan efisien dan efektif.

Gubernur juga menekankan pentingnya prinsip value for money agar penggunaan APBD benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Namun, di balik peran sebagai mitra, Gubernur tetap memegang teguh standar moral yang tinggi bagi seluruh aparatur. Dengan nada yang lugas, beliau mengingatkan bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan wewenang di masa kepemimpinannya.

“Integritas adalah harga mati. Tidak ada kompromi bagi siapa pun yang bermain-main dengan uang rakyat,” tegas Yulius Selvanus.

Melalui langkah ini, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan komitmen zero tolerance terhadap korupsi, sekaligus membangun fondasi pemerintahan yang transparan dan akuntabel di Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *