MANADO — Layanan kesehatan gratis dan konsultasi dokter spesialis yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mendapat respons tinggi dari masyarakat. Dari target awal 1.000 peserta, tercatat 1.423 orang mendapatkan pelayanan medis dalam kegiatan yang berlangsung di Atrium Manado Town Square 3.
Antusiasme masyarakat tersebut menjadi gambaran tingginya kebutuhan terhadap akses pemeriksaan kesehatan yang mudah dan terjangkau. Pemprov Sulut pun menempatkan pelayanan kesehatan langsung di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Kegiatan dibuka dengan pembacaan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulut.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak mendasar setiap warga sekaligus salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah.
“Masyarakat yang sehat akan mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menjaga stabilitas dan taraf Indeks Pembangunan Manusia di Sulawesi Utara,” demikian pesan Gubernur.
Pelaksanaan layanan di pusat keramaian seperti Manado Town Square 3 menjadi strategi Pemprov Sulut untuk mendekatkan pelayanan medis kepada masyarakat. Warga tidak harus menunggu datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan awal maupun konsultasi.
Dalam kegiatan tersebut, tim medis memberikan sejumlah layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan kolesterol hingga konsultasi langsung dengan dokter spesialis dari berbagai bidang.
Masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat serta pentingnya melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap berbagai penyakit.
Pelayanan tersebut dilaksanakan melalui sinergi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, jaringan fasilitas kesehatan serta organisasi profesi medis.
Capaian 1.423 peserta, atau melampaui target sebanyak 423 orang, menjadi indikator tingginya respons masyarakat terhadap program pelayanan kesehatan yang dibawa langsung ke ruang publik.
Pemprov Sulut memandang kegiatan tersebut bukan hanya sebagai pelayanan medis sesaat, tetapi juga sebagai sarana membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara preventif.
Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus mendorong budaya pemeriksaan dan deteksi dini.
Dengan kesehatan masyarakat yang semakin baik, Pemprov Sulut menilai kualitas sumber daya manusia dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan manusia di Bumi Nyiur Melambai.













