MINAHASA – Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P. menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk terus melanjutkan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta memastikan program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat Bupati Robby Dondokambey memimpin Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-598 Kabupaten Minahasa di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Tondano, Kamis (5/11/2026).
Dalam sambutannya, RD mengajak seluruh masyarakat menjadikan perjalanan panjang sejarah Minahasa sebagai motivasi untuk memperkuat persatuan, semangat pengabdian, dan kecintaan terhadap daerah.
Menurutnya, usia 598 tahun merupakan perjalanan bersejarah yang sarat dengan nilai perjuangan, pengorbanan, ketekunan, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah dari generasi ke generasi.
Ia juga mengakui bahwa dinamika geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, perubahan iklim, hingga kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.
Meski demikian, berbagai tantangan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa tetap berkomitmen kuat untuk melanjutkan pembangunan, menjaga program prioritas, memperkuat pelayanan publik, serta memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas RD.
Dalam kesempatan itu, Bupati memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Minahasa pada akhir 2025 tercatat sebesar 5,58 persen, sementara tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 5,88 persen.
Realisasi retribusi sektor perdagangan hingga Oktober 2026 juga mencapai 118,7 persen atau sekitar Rp1,302 miliar.
Di bidang pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat, Pemkab Minahasa berhasil melaksanakan Pemilihan Hukum Tua secara serentak di 129 desa. Sejumlah desa turut menorehkan prestasi, di antaranya Desa Tumaratas yang meraih Juara II Nasional Desa Ketahanan Pangan dan Desa Kayuuwi Satu sebagai Juara I Lomba Desa tingkat Provinsi Sulawesi Utara.
Minahasa juga mencatat jumlah BUMDes berbadan hukum terbanyak di Sulawesi Utara serta berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.
Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan pelayanan dasar melalui pengembangan Mal Pelayanan Publik, peningkatan layanan RSUD Sam Ratulangi dan Labkesmas, serta perjuangan revitalisasi Stadion Maesa.
Pengembangan Perumda Rano Manguni juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Sementara itu, berbagai program strategis turut diperjuangkan melalui dukungan pemerintah pusat, seperti Sekolah Taruna Nusantara, Sekolah Rakyat, Desa ASRI, Desa Wisata, hingga Kampung Nelayan Merah Putih.
Meski berbagai capaian telah diraih, RD mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama peningkatan infrastruktur, penurunan kemiskinan dan pengangguran, serta percepatan penurunan stunting.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Minahasa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah daerah.
“Membangun Minahasa bukan hanya tugas Bupati dan pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Semua memiliki peran, semua memiliki arti, dan setiap kontribusi sekecil apa pun adalah bagian dari kemajuan Minahasa,” ujarnya.
Menutup sambutannya, RD mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong demi mewujudkan Minahasa yang semakin maju dan sejahtera.
“Selamat Hari Jadi Minahasa ke-598 Tahun 2026. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati setiap langkah pengabdian kita,” pungkasnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Sekretaris Daerah Lynda Deisye Watania, Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.













