Lantik John Ismail Merentek Jadi Kepala BKD, Gubernur Yulius Selvanus Pacu Inovasi dan Cetak ASN Berkelas Nasional

MANADO — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan John Ismail Merentek sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Utara. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, pada Senin (25/5).

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara, tamu undangan, serta keluarga dari pejabat yang dilantik.

Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan bahwa pelantikan Kepala BKD ini merupakan buah dari sebuah proses panjang dalam rangka penataan birokrasi di lingkup Pemprov Sulut. Ia mengingatkan agar jabatan baru ini disyukuri dan dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Ini proses panjang. Kita hari ini melantik Kepala BKD. Syukuri apa yang Tuhan berikan. Semua ada tahapannya, step by step harus dilewati. Tetap semangat menjadi pemimpin,” ujar Yulius memotivasi.

Gubernur Yulius menekankan bahwa BKD memiliki peran yang sangat strategis dalam memetakan dan membina Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menaruh harapan besar agar sistem pembinaan karier ke depan mampu melahirkan aparatur unggul yang bisa bersaing di tingkat nasional.

  1. Pemetaan SDM yang Matang: ASN di lingkup Pemprov Sulut harus dipetakan secara objektif berdasarkan kompetensi.
  2. Visi Masa Depan: Mempersiapkan pejabat karier daerah agar mampu menembus posisi strategis di pemerintah pusat.
  3. Target Nasional: “Ke depan kalau perlu kita lahirkan ASN Pemprov Sulut yang bisa sampai menjadi dirjen,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan agar pencapaian jabatan baru ini tidak membuat pejabat yang dilantik menjadi cepat puas diri atau mengendurkan kinerja. BKD dituntut untuk berani keluar dari zona nyaman melalui inovasi yang kreatif, namun tetap berdiri kokoh di atas regulasi yang berlaku.

“Jangan karena tujuan sudah tercapai lalu bekerja santai-santai. Kita harus terus berkreasi dan berinovasi, tapi tidak meninggalkan aturan-aturan. BKD harus berani berinovasi,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Yulius menegaskan bahwa rotasi jabatan, baik melalui tour of area maupun tour of duty, adalah hal yang lumrah dalam roda pemerintahan. Ia meminta seluruh aparatur untuk tetap fokus memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *