Edisibacirita – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Fraksi Partai Golkar, Priscilla Cindy Wurangian, mengapresiasi penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai usul prakarsa DPRD dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (20/7/2026).
Menurut Cindy Wurangian, lahirnya Ranperda tersebut merupakan langkah strategis DPRD dalam menghadirkan regulasi yang berpihak kepada perempuan dan anak, sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam memberikan perlindungan terhadap kelompok rentan.
Ia menilai keberadaan payung hukum yang komprehensif sangat diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan dan anak, mulai dari persoalan kekerasan, diskriminasi, hingga pemenuhan hak-hak dasar yang harus menjadi perhatian bersama.
“Ranperda ini merupakan inisiatif yang sangat baik dan patut diapresiasi. Saya berharap regulasi yang nantinya disahkan benar-benar dapat memberikan perlindungan yang maksimal bagi perempuan dan anak serta mampu menjawab berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat,” ujar Cindy.
Politisi Partai Golkar tersebut juga berharap pembahasan Ranperda dapat dilakukan secara mendalam dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, sehingga menghasilkan regulasi yang implementatif dan mampu diterapkan secara efektif di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan sebuah peraturan daerah tidak hanya diukur dari proses pembentukannya, tetapi juga dari sejauh mana regulasi tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Cindy menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar tujuan Ranperda dapat tercapai secara optimal.
Ia berharap kehadiran Ranperda ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak di Sulawesi Utara, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak serta peningkatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.













