FISIP Unsrat Kirim Mahasiswa Mengabdi ke Perbatasan, Dekan Ferry Liando Pimpin Langsung

MANADO – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Sebanyak 10 mahasiswa FISIP Unsrat diberangkatkan dari Pelabuhan Bitung menuju Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Sabtu (11/7/2026), untuk mengikuti program pengabdian masyarakat yang akan berlangsung di wilayah perbatasan Indonesia tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan FISIP Unsrat, Dr. Ferry Daud Liando, S.IP., M.Si., didampingi tiga dosen pembimbing lapangan, yakni Dr. Michael Mamentu, S.IP., M.AP., Gustaf Undap, S.IP., M.Si., dan Zainul Abidin.

Selama berada di Talaud, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat, melakukan identifikasi persoalan sosial dan pemerintahan, serta menggali berbagai potensi daerah yang dapat dikembangkan guna mendukung pembangunan di wilayah perbatasan.

Selain itu, mahasiswa juga akan berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk memahami berbagai tantangan yang dihadapi, baik dalam aspek pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, maupun pembangunan sosial kemasyarakatan.

Dekan FISIP Unsrat, Dr. Ferry Daud Liando, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa agar memperoleh pengalaman langsung di tengah kehidupan masyarakat.

Menurutnya, wilayah perbatasan memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri sehingga menjadi laboratorium pembelajaran yang sangat penting bagi mahasiswa ilmu sosial dan ilmu politik.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kuliah, tetapi juga memahami secara langsung realitas sosial, pemerintahan, serta dinamika kehidupan masyarakat di daerah perbatasan. Dari pengalaman tersebut diharapkan lahir gagasan dan solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ferry.

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., melalui kerja sama strategis antara Universitas Sam Ratulangi dan Kodam XIII/Merdeka.

Ferry menambahkan, kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan wilayah perbatasan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, FISIP Unsrat berharap mahasiswa mampu mengembangkan kepedulian sosial, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta meningkatkan kemampuan akademik dan profesional melalui pengalaman langsung di lapangan, sehingga kelak menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan komitmen terhadap pembangunan bangsa, khususnya di kawasan perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *