Menggegerkan Panggung Pilhut, Laurens Mandagie Nyatakan Tak Akan Ambil Gaji Jika Terpilih Sebagai Hukum Tua Desa Kamangta

Edisibacirita – Pernyataan berani disampaikan Calon Hukum Tua Laurens Ronald Mandagie dalam rangkaian penyampaian visi dan misi Pemilihan Hukum Tua. Di tengah berbagai program yang dipaparkan para kandidat, Laurens tampil dengan komitmen yang menarik perhatian masyarakat, yakni tidak akan mengambil gaji sebagai Hukum Tua apabila dirinya dipercaya memimpin desa.

Komitmen tersebut disampaikan sebagai bentuk keseriusan dirinya untuk mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Menurut Laurens, jabatan Hukum Tua bukan semata-mata soal hak dan fasilitas, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan desa.

“Saya maju bukan untuk mencari penghasilan dari jabatan Hukum Tua, tetapi untuk mengabdi kepada masyarakat. Jabatan Hukum Tua adalah amanah, bukan tempat mencari keuntungan. Karena itu, apabila Tuhan berkenan dan masyarakat memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin desa ini, saya berkomitmen tidak akan mengambil gaji sebagai Hukum Tua,” ujar Laurens Ronald Mandagie.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut lahir dari keinginannya untuk membuktikan bahwa seorang pemimpin harus mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.

“Saya ingin membuktikan bahwa seorang pemimpin bisa bekerja dengan hati dan melayani tanpa mengutamakan hak pribadi. Saya ingin memberikan contoh bahwa kepemimpinan harus dimulai dari pengorbanan. Karena itu saya siap melepaskan hak gaji saya sebagai Hukum Tua jika terpilih nanti. Semoga langkah ini menjadi bukti keseriusan saya untuk bekerja, melayani, dan memperjuangkan kesejahteraan seluruh masyarakat desa,” tegasnya.

Pernyataan tersebut pun menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Banyak warga menilai komitmen itu menunjukkan keberanian sekaligus kesungguhan seorang calon pemimpin yang ingin menghadirkan perubahan nyata bagi desa.

Dalam visi dan misinya, Laurens juga menegaskan komitmennya untuk membangun desa yang lebih maju, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Selain pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan serta semangat gotong royong sebagai modal utama pembangunan desa.

Dengan mengusung slogan “Kamangta Berani, Masyarakat Sejahtera”, Laurens Ronald Mandagie optimistis mampu menghadirkan kepemimpinan yang dekat dengan rakyat, berpihak kepada masyarakat, dan fokus pada kemajuan desa.

Pemilihan Hukum Tua kali ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa ke depan. Di antara berbagai gagasan yang ditawarkan para calon, komitmen Laurens Ronald Mandagie untuk tidak mengambil gaji apabila terpilih menjadi salah satu poin yang paling menyita perhatian publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *