MINAHASA – Kayla Kristania Sinaulan, gadis asal Tondano, berhasil mencuri perhatian dalam ajang Pemilihan Waraney dan Wulan Minahasa 2026. Ia sukses meraih predikat Wulan Berbakat pada malam Grand Final yang digelar di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Jumat (30/10/2026).
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kayla. Meski belum berhasil meraih gelar utama Wulan Minahasa 2026 yang diraih Marsha Uhing, talenta dan kemampuannya mendapat apresiasi melalui predikat yang berhasil dibawanya pulang.
Kayla merupakan perempuan kelahiran Tondano, 22 November 2006, dan berasal dari Kelurahan Wawalintouan, Kecamatan Tondano Barat. Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bethesda Tomohon.
Perjalanannya dalam kompetisi tersebut dilalui melalui sejumlah tahapan, mulai dari Talent Show di Amphitheater Benteng Moraya hingga karantina selama tiga hari di Hotel Yama.
Dalam setiap tahapan, Kayla menunjukkan kemampuan, kepercayaan diri, serta potensi yang dimilikinya. Pengalaman sebelumnya sebagai Wakil II Putri Remaja Teladan Jemaat GMIM Riedel Wawalintouan tahun 2022 juga menjadi bagian dari perjalanan pengembangan dirinya.
Di balik prestasi tersebut, Kayla memiliki kebanggaan tersendiri sebagai warga Minahasa. Baginya, menjadi bagian dari daerah yang kaya akan budaya dan tradisi merupakan identitas yang patut dibanggakan.
Momentum Hari Jadi Kabupaten Minahasa Ke-598 ini juga menjadi kesempatan bagi Kayla untuk menyampaikan harapan bagi daerah yang dicintainya.
“Di momentum Hari Jadi Kabupaten Minahasa, saya berharap Minahasa semakin maju, semakin berkembang, dan terus menjadi daerah yang membanggakan. Kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi yang kita miliki harus terus dijaga dan dilestarikan,” ungkapnya.
Ia juga berharap generasi muda Minahasa semakin diberikan ruang untuk berkembang, menunjukkan potensi, berprestasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
“Sebagai anak muda dan warga Minahasa, saya bangga menjadi bagian dari daerah ini. Semoga ke depan Minahasa semakin dikenal, tidak hanya karena kekayaan alam dan budayanya, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya,” tambah Kayla.
Predikat Wulan Berbakat Minahasa 2026 menjadi pencapaian penting sekaligus kesempatan bagi Kayla untuk terus mengembangkan potensi diri. Kehadirannya juga menjadi gambaran bahwa generasi muda Tondano memiliki talenta dan kemampuan untuk mengambil bagian dalam memperkenalkan potensi daerah.
Melalui prestasi ini, Kayla Kristania Sinaulan membuktikan bahwa panggung Waraney dan Wulan Minahasa bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan, membangun karakter, dan membawa kebanggaan bagi tanah kelahirannya.













