Grace Debbie Kandou Daftar Calon Rektor Unsrat, Bidik Akreditasi Unggul Seluruh Prodi

MANADO – Suasana pendaftaran Bakal Calon Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado periode 2026–2030 berlangsung meriah pada hari keempat, Jumat (6/11/2026). Kedatangan Prof. Dr. dr. Grace Debbie Kandou, M.Kes, di Auditorium Unsrat mencuri perhatian setelah diiringi musik tradisional dan disambut puluhan pendukung.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat tersebut menjadi figur keempat yang resmi mendaftarkan diri dalam kontestasi pemilihan pimpinan tertinggi universitas itu.

Namun, di balik penyambutan yang meriah, Grace datang membawa sejumlah agenda strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing Unsrat. Salah satu target yang menjadi perhatiannya adalah mendorong seluruh program studi di lingkungan Unsrat meraih akreditasi unggul.

Menurutnya, peningkatan mutu akademik harus menjadi prioritas agar kualitas pendidikan di Unsrat semakin kompetitif.

“Tentunya kami berharap dalam kepemimpinan saya nanti, saya akan meningkatkan agar supaya semua program studi bisa mendapatkan akreditasi yang unggul,” ungkap Grace, yang pernah menjabat Dekan FKM Unsrat periode 2015–2019.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas perguruan tinggi tidak boleh hanya berorientasi pada capaian akreditasi. Pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan tiga pilar utama perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Bagi Grace, ketiga aspek tersebut harus berjalan beriringan dan didukung tata kelola institusi yang berintegritas serta penguatan kualitas sumber daya manusia.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun lingkungan kerja yang sehat dan profesional di lingkungan kampus. Sebab, kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari peran dosen dan tenaga kependidikan sebagai penggerak utama aktivitas akademik.

“Peningkatan kualitas akademik dan kelembagaan ini wajib berjalan seiring dengan perhatian serius terhadap kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan,” jelasnya.

Perhatian terhadap kesejahteraan tersebut, lanjut Grace, bukan sekadar persoalan pemenuhan hak pegawai, melainkan bagian penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang berkualitas.

“Ya, tentunya kesejahteraan dosen maupun tenaga kependidikan ini perlu kita tingkatkan. Karena ini menjadi tonggak daripada terjalinnya, terjadinya suatu proses belajar mengajar ketika mereka mendapatkan kesejahteraan yang memang mereka perlu untuk dapatkan,” tandas Ketua Senat FKM Unsrat sejak 2023 itu.

Dengan gagasan tersebut, Grace menawarkan penguatan kualitas akademik yang ditopang tata kelola kelembagaan, integritas, serta perhatian terhadap kesejahteraan sumber daya manusia.

Pendaftaran Grace ditandai dengan penyerahan dokumen bakal calon rektor, penandatanganan berita acara pendaftaran, serta pembacaan pakta integritas di hadapan panitia penyelenggara, para pendukung, dan awak media.

Dengan demikian, Grace menjadi pendaftar keempat dalam penjaringan Bakal Calon Rektor Unsrat periode 2026–2030.

Tahapan berikutnya adalah seleksi administrasi yang dijadwalkan berlangsung pada 12–18 November 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *