MANADO – Pengalaman panjang Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) selama menjalankan tugas di tanah Papua kembali menjadi jembatan silaturahmi antardaerah.
Hal tersebut terlihat saat Bupati Manokwari Selatan bersama sejumlah anggota DPRD Kabupaten Manokwari Selatan berkunjung dan bersilaturahmi dengan Gubernur YSK.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain bersilaturahmi, rombongan juga berdiskusi dengan YSK yang memiliki pengalaman panjang selama bertugas di Papua, termasuk pernah mengemban tugas sebagai Danrem.
Bagi YSK, kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan menjadi kehormatan tersendiri. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan tersebut.
“Ini sebuah kehormatan bagi saya. Terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi yang dibangun. Papua dan Sulawesi Utara memiliki hubungan yang baik dan kedekatan yang tidak hanya dibangun hari ini,” ujar YSK.
Kedekatan Sulawesi Utara dengan tanah Papua juga semakin terasa melalui pelaksanaan Pekan Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) yang digelar di Manokwari.
Dalam ajang tersebut, kontingen Sulawesi Utara berhasil keluar sebagai Juara Umum, sekaligus menjadi momentum yang semakin mempererat hubungan kedua wilayah.
Pengalaman YSK selama bertugas di Papua pun menjadi bagian penting dalam diskusi bersama Bupati Manokwari Selatan.
YSK berbagi pandangan mengenai bagaimana potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) di Papua dapat dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan.
Menurutnya, kekayaan alam harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Namun, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada pengelolaan sumber daya alam, melainkan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Potensi daerah harus dikelola dengan baik agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita membangun manusianya. Kalau SDM kuat, potensi yang ada bisa dikelola dengan lebih baik,” kata YSK.
Berbagai pengalaman mengenai karakteristik wilayah Papua turut dibagikan dalam pertemuan tersebut. Diskusi berlangsung santai, namun diwarnai berbagai gagasan dan masukan terkait pembangunan daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Manokwari Selatan bersama rombongan juga menyampaikan sejumlah aspirasi dan hal-hal yang diharapkan mendapat perhatian serta dukungan dari Gubernur Sulawesi Utara.
YSK menyambut baik berbagai masukan tersebut dan menyatakan akan melihat setiap aspirasi sesuai kewenangan serta kapasitas pemerintah daerah.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama. Suasana kekeluargaan semakin terasa, sekaligus mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan.
Kunjungan tersebut juga menjadi catatan tersendiri bagi perjalanan kepemimpinan YSK. Manokwari Selatan menjadi salah satu kepala daerah dari luar Sulawesi Utara yang tercatat untuk ketiga kalinya datang bersilaturahmi dengan Gubernur YSK.
Silaturahmi tersebut tidak sekadar menjadi pertemuan antarpemerintah daerah. Lebih dari itu, pertemuan menjadi ruang bertukar pengalaman, gagasan dan membangun jejaring kerja sama lintas wilayah.
Hubungan Sulawesi Utara dan tanah Papua pun memiliki kedekatan historis tersendiri, terutama melalui perjalanan pengabdian YSK yang pernah bertugas di Papua.
Pengalaman tersebut kini menjadi modal sosial bagi YSK dalam membangun komunikasi dan memperkuat hubungan antardaerah, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Utara maupun Papua.













