MINAHASA – Sulawesi Utara kembali menjadi panggung olahraga berkuda nasional. Indonesia’s Horse Racing (IHR) Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II 2026 resmi digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sabtu (24/10/2026).
Pelaksanaan kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi Sulawesi Utara. Setelah sekian lama tidak menjadi lokasi penyelenggaraan pacuan kuda tingkat nasional, kini Tompaso dipercaya menjadi tuan rumah ajang yang mempertemukan para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepercayaan yang diberikan kepada Tompaso sekaligus menjadi kesempatan untuk kembali memperkenalkan potensi olahraga berkuda Sulawesi Utara di tingkat nasional, khususnya Kabupaten Minahasa yang memiliki sejarah dan tradisi pacuan kuda.
Sebanyak 89 kuda dari 14 kontingen ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Para peserta bersaing memperebutkan gelar juara nasional dengan total hadiah mencapai Rp700 juta.
Salah satu pengunjung, Daniel, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pengurus Pusat (PP) PORDASI dan Sarga.co yang telah menghadirkan serta menyelenggarakan kejuaraan nasional tersebut di Tompaso.
Menurut Daniel, penyelenggaraan ajang ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Utara. Selain menghadirkan tontonan olahraga berkualitas, kegiatan ini juga membuka peluang bagi daerah untuk semakin dikenal di tingkat nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PP PORDASI dan Sarga.co yang telah menyelenggarakan kegiatan akbar ini di Tompaso. Setelah sekian lama tidak ada pacuan kuda tingkat nasional di Sulawesi Utara, akhirnya sekarang bisa kembali digelar di daerah kami. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Minahasa dan Sulawesi Utara,” ujar Daniel.
Ia berharap, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi juga menjadi awal kebangkitan olahraga pacuan kuda di Sulawesi Utara.
Menurutnya, penyelenggaraan secara berkelanjutan dapat mendorong pembinaan atlet dan joki lokal, meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga berkuda, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Kehadiran peserta dan penonton dari berbagai daerah juga diharapkan dapat memperkuat promosi Tompaso sebagai salah satu kawasan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga dan wisata berbasis kuda.
Digelarnya Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Seri II 2026 menjadi momentum bagi Sulawesi Utara untuk kembali mengambil bagian dalam peta pacuan kuda nasional sekaligus memperkuat posisi Tompaso sebagai salah satu pusat tradisi olahraga berkuda di Tanah Air.













