MINAHASA – Kontingen pacuan kuda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil mengukuhkan diri sebagai juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Tahun 2026 setelah mengumpulkan total 149 poin dari dua seri perlombaan.
Keberhasilan ini semakin istimewa karena Sulut menegaskan dominasinya saat menjadi tuan rumah Seri II di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan rekapitulasi perolehan angka Seri I dan Seri II, kontingen Sulawesi Utara tampil konsisten sejak awal kompetisi. Pada Seri I yang berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat, 26 Juli 2026, Sulut sudah memimpin klasemen dengan raihan 58 poin.
Jawa Barat membayangi di posisi kedua dengan 36,5 poin, sementara Jawa Tengah mengumpulkan 21 poin.
Memasuki Seri II di Tompaso, Sulawesi Utara semakin memperkokoh posisinya. Berlaga di hadapan publik sendiri, kontingen tuan rumah menambah 91 poin sehingga total perolehan menjadi 149 poin. Tambahan angka tersebut memastikan Sulut berada jauh di depan para pesaingnya dalam klasemen akhir.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Utara. Selain sukses menjadi tuan rumah kejuaraan nasional, kontingen daerah juga mampu membuktikan prestasinya di lintasan.
Jawa Barat dan Papua Selatan Lengkapi Tiga Besar
Persaingan perebutan posisi papan atas menempatkan Jawa Barat sebagai runner-up dengan total 44,5 poin, hasil akumulasi 36,5 poin pada Seri I dan 8 poin pada Seri II.
Sementara itu, Papua Selatan menempati peringkat ketiga dengan koleksi 39,5 poin. Kontingen tersebut mengumpulkan 16 poin pada seri pembuka dan menambah 23,5 poin pada seri kedua.
Jawa Tengah tercatat mengoleksi 33,5 poin, sedangkan DKI Jakarta meraih 24 poin.
Tompaso Jadi Panggung Prestasi Sulawesi Utara
Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Tahun 2026 digelar melalui dua seri yang mempertemukan kontingen dari berbagai daerah di Indonesia. Seri pertama berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat, sedangkan seri kedua dipusatkan di Tompaso, Minahasa.
Keberhasilan Sulawesi Utara meraih 149 poin sekaligus menjuarai klasemen akhir menjadi penutup manis penyelenggaraan Seri II di kandang sendiri.
Hasil ini juga memperlihatkan potensi olahraga pacuan kuda Sulawesi Utara untuk terus berkembang melalui pembinaan atlet, joki, pemilik kuda, dan komunitas berkuda.
Dengan capaian tersebut, Sulawesi Utara tidak hanya menjadi tuan rumah kejuaraan nasional, tetapi juga tampil sebagai juara umum pada kompetisi pacuan kuda bergengsi tingkat nasional tahun 2026.














